Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pembudidayaan ikan bandeng pada tambak adalah menjaga kelestarian lingkungan airnya. Oleh karena itu, kualitas air pada tambak ikan bandeng harus diperhatikan setiap hari. Untuk memudahkan pembudidaya ikan bandeng dalam melakukan pemantauan kualitas air secara berkala, dibuatlah sistem monitoring kualitas air tambak melalui smartphone. Sistem monitoring kualitas air tambak ini dapat memonitoring kadar salinitas air dengan menggunakan sensor TDS, memantau nilai pH air menggunakan sensor pH, memantau nilai suhu air menggunakan sensor DS18B20, dan memantau tingkat kekeruhan air menggunakan sensor turbidity yang terhubung langsung dengan mikrokontroler WEMOS D1. Semua parameter dipantau melalui aplikasi Android yang dibuat, dan menampilkan notifikasi jika parameter air melebihi batas normal, pada suhu 15-40 oC, salinitas 5-35 ppt, pH 7-8, dan kekeruhan air 20-40 NTU. Pemrograman pada Mikrokontroler menggunakan Bahasa C, serta digunakan bahasa python untuk mengolah data real-time dari database kedalam bentuk file excel. Pengujian sistem dilakukan dengan memeriksa aspek pada aplikasi menggunakan ISO/IEC 25010 sebagai acuan, serta dilakukan pengujian pada setiap sensor untuk mengetahui tingkat akurasi dengan menggunakan alat ukur pembanding. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berkomunikasi dengan baik, mampu mengirim dan menerima data sensor setiap 5 detik sekali, dengan akurasi pembacaan sensor keseluruhan sebesar 99,1%. (Telah disitasi sebanyak 5 kali dalam 3 tahun terakhir).